Indramayu Kota Adipura
Indramayu – Bupati Indramayu, H. Irianto MS Syafiuddin, Jumat (5/6) sore, menyalami “pasukan kuning”(julukan) bagi petugas kebersihan di Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat, konon, karena dianggap berjasa dalam membersihkan kawasan Kota Mangga Indramayu. Atas jasanya itu, sehinga Kabupaten Indramayu meraih Adipura untuk keempat kalinya sebagai Kota Kecil Terbersih di Indonesia. Piala Adipura diserahkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, Jumat (5/6) pagi.
Kedatangan Adipura Disambut Alunan Nayagas
Acara penyambutan Piala Adipura yang dibawa Bupati Indramayu, H. Irianto MS Syafiuddin (Yance) dari Istana Negara Jakarta disambut dengan alunan musik seni Dermayonan di Pendopo Pemkab Indramayu, Provinsi Jawa Barat, Jumat (5/6) sore. Musik langgam daerah setempat itu dimainkan Crew Nayagas Conversation pimpinan Kang Asep, dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Indramayu. Seperti nampak dalam gambar, para nayaga tengah memainkan irama khas Dermayonan.
Bupati Indramayu, H. Irianto MS Syafiuddin bersama istrinya, Hj. Anna Sophana baru datang menginjakan kaiknya di karpet kuning Pendopo Bupati Indramayu, Jumat (5/6) sore sekitar pukul 17.17 WIB sambil membawa
Piala Adipura dan Adi Wiyata pemberian Pemerintah Pusat, sebagai Kota Kecil Terbersih di Indonesia, dan daerah yang memiliki sekolah berwawasan lingkungan, yakni SMA Negeri 1 Indramayu. Acara penyambutan penghargaan Pemerintah Pusat itu tergolong meriah, karena melibatkan beberapa Ormas Pemuda dan pelajar.
Empat penghargaan Daerah Terbersih kategori Kota Kecil Terbersih di Indonesia yang diraih Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat
ditampilkan di Pendopo Bupati Indramayu, Jumat (5/6) sore sekitar pukul 17.33 WIB. Empat penghargaan di bidang lingkungan perkotaan itu diserahkan kepada rakyat Indramayu, yang diwakili Ketua DPRD Kabupaten Indramayu, H. Hasyim Djunaedi. Esoknya, Sabtu (6/6) pagi, akan diarak keliling wilayah Kabupaten Indramayu. [Satim]
assalllamualikum
harus indramyu kota harus bersih klo tdk im tdk seht lag
pko nya indrmyu hrs lebi semngt lg
hrs sengmt, jgn kalah ky kota lain…….?
Kita keder apa seneng apa ngenegs manduke olih piala Adipura tapi ning desane kita ruwed ngmpred, apa sih salah pilih, apa sing nilai wong dewek… siji maning jarekuh religius tapi “inungan” ning tiap tontonan dadi satu kebutuhan… lebah endi RELIGIUSe???????
ha…ha….10x
GW SENANG TERNYATA PEMIMPIN INDRAMAYU BISA JADI TEMAN GW DIALAM GHAIB NANTI.HA..HA..HA..
beneran tas piala itu murni hasil prestasi bukan plesetan pemulus..?
lamon bener ko buktine indramayu mengkenen2 bae, waach… kayane sih salah niat kuh, niat mimpine dudu karna mensejahterakan rakyat tapi mensejahterakan diri dan keluarga….
buktine RELIGIUS hanya sebatas SLOGAN terbukti karo pencetuse sama sekali ora mencerminkan RELIGIUS,
1 lg… saya mohon sungai sluran irigasi di jatibarang banyak sampah…
percuma da plang DILARANG MEMBUANG SAMAH DI SALURAN IRIGASI…
Selamat ya. Moga Adipura bukan sebatas prestasi simbolis.
Saya sebagai putra Indramayu bangga menjadi warga indramayu, semoga Indramayu juga dengan kemajuan putra putri Indramayu di bidang IT.
Pertahankan terus visi misi indramayu REMAJA, semoga kabupaten kita ini menjadi kabupaten agamis, aman dan sejahtera bagi masyarakat indramayu. Tidak pilih kasih, duit, deket dan dulur. salam from anjatan he he he