Perbaikan Jalur Pantura
Indramayu – Perbaikan jalan dan jembatan di Jalur Pantura Kabupaten Indramayu nampaknya tak pernah selesai. Dua jembatan Cilet dan Bulak di Kecamatan Kandanghaur masih diperbaiki, giliran ruas jalan yang lain rusak lagi.
Kerusakan paling parah berdasarkan pemantauan Jum’at (26/6) yakni ruas Cadangpinggan – Jatibarang sepanjang 12 Km menggunakan konstruksi beton.
Permukaan beton mulai tidak rata. Bahkan di beberapa tempat terlihat retak sehingga membahayakan pengguna jalan.
Retaknya beton kata Asep, 52 dampaknya merusak permukaan ban motor atau mobil. “Tak sedikit ban motor atau mobil meletus karena menginjak ujung beton yang retak sangat tajam dan lancip,” ujarnya.
Beton jalan yang retak membentang di ruas Lohbener – Losarang serta Kandanghaur – Patrol. Sambungan antarsatu beton dengan beton yang lain terlihat renggang. Akibatnya tak hanya mengganggu kenyamanan. Namun juga bisa mencelakakan pengendara.
Hasil pemantauan, pekerja sibuk menambal permukaan jalan yang berlubang, retak maupun amblas dengan cara manual. Untuk permukaan beton yang retak dan bergeser bagian tengahnya dibelah dan dikucuri aspal.
“Kucuran aspal ini tujuannya merekatkan celah bagian dasar beton dan aspal yang dibelah. Tapi malah kucuran aspalnya meleleh ke atas sehingga mengotori badan jalan,” ujar Priatna, 48 warga Kecamatan Kandanghaur.
Priatna tidak yakin kondisi Jalan Pantura bakal mulus apalagi menghadapi lonjakan jumlah kendaraan pada arus mudik dan balik Lebaran 2009.[PosKota]
Bener kuh batur-batur jare reang mah, sing arane pemerintah iku gambarane ning dalan sing ana ning daerahe, nyan mblesak dalane berarti blesak uga pemerentah daerahe, delengen bae dalan marang karangampel, junti, balongan lan dalan manjing neng desa2, wah kayane JERAWATEN kabeh.dadi priben kih, patungan bae tah? Atawa dalane disewa bae kanggo nandur CAMPU lan GANYONG terus diedol, engkone hasile dianggo ngaspal? priben kuh….