Babi Pergi Dari Indramayu
Wilayah Indramayu yang sebelumnya merupakan tempat peternakan babi, mulai 26 Juli 2009, bebas babi. “Semua ternak babi yang ada di daerah barat seperti di Kecamatan Cikedung, telah habis dilelang oleh pemiliknya ke daerah Jakarta,” kata Kepala Bidang Peternakan dari Dinas Pertanian dan Peternakan Indramayu Ir. Nandang Hidayat.
Penjualan babi secara lelang dilakukan agar proses perubahan ternak dari babi ke domba lebih cepat dilaksanakan. Dinas Pertanian dan Peternakan telah menyiapkan peralihan ternak babi menjadi peternakan domba, karana ternak domba aman, juga tidak ada penyakit yang menyebabkan hasil produksi ternak anjlok.

Peternakan babi, lanjutnya, sebelumnya menguntungkan, tetapi meluasnya penyakit flu babi menjadikan harga daging babi turun di pasaran sehingga dampak negatif bagi para pemilik ternak sangat terasa, katanya.
Di Indramayu terdapat sejumlah peternakan babi, terutama di wilayah Kecamatan Gabus Wetan, Gabus Kulon, Anjatan, Cikedung, Kroya, yang populasinya sekitar 635 ekor babi. Masing-masing, 430 anak babi, 95 babi dewasa, 41 babi indukan dan 69 babi jantan, katanya.
“Mulai tanggal 22 Juli 2009 jumlah babi yang ada di seluruh Kecamatan dilelang secara berangsur-angsur, dan dalam waktu satu minggu semua babi habis sampai dengan tanggal 26 Juli 2009,” ujarnya, seperti dikutip “Antara”. (Pikiran-Rakyat)
Bagus.,.,..