<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Lowongan PNS Indramayu 2009</title>
	<atom:link href="http://wiralodra.com/2009/08/lowongan-pns-indramayu-2009/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://wiralodra.com/2009/08/lowongan-pns-indramayu-2009/</link>
	<description>Komunitas Blogger Indramayu</description>
	<lastBuildDate>Sun, 11 Mar 2012 14:37:30 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: Darul</title>
		<link>http://wiralodra.com/2009/08/lowongan-pns-indramayu-2009/comment-page-1/#comment-8639</link>
		<dc:creator>Darul</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Apr 2011 05:18:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://wiralodra.com/?p=1656#comment-8639</guid>
		<description>Mampir nich...
menarik sekali blog anda, dan saya sangat suka..
Salam....
oh ya ada sedikit info nich tentang &lt;a href=&quot;http://jabon.web.id/bibit-jabon&quot;&gt; bibit jabon&lt;/a&gt; dan &lt;a href=&quot;http://jabon.web.id/kayu-jabon&quot;&gt; kayu jabon&lt;/a&gt; semoga bermanfaat...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mampir nich&#8230;<br />
menarik sekali blog anda, dan saya sangat suka..<br />
Salam&#8230;.<br />
oh ya ada sedikit info nich tentang <a href="http://jabon.web.id/bibit-jabon"> bibit jabon</a> dan <a href="http://jabon.web.id/kayu-jabon"> kayu jabon</a> semoga bermanfaat&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: umarbakery</title>
		<link>http://wiralodra.com/2009/08/lowongan-pns-indramayu-2009/comment-page-1/#comment-1607</link>
		<dc:creator>umarbakery</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Jul 2010 06:41:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://wiralodra.com/?p=1656#comment-1607</guid>
		<description>priwe ya... yen ora nyogok ya ora dadi PNS... yen nyogok.... duite sing ndi, lamon ana duite gah rada pikir-pikir jare pak ustade nyogok kuh dosa, kanggo ngempani anak rabi maning.... kita sih  bagen  dadi guru honor selawase sing penting BERKAH...!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>priwe ya&#8230; yen ora nyogok ya ora dadi PNS&#8230; yen nyogok&#8230;. duite sing ndi, lamon ana duite gah rada pikir-pikir jare pak ustade nyogok kuh dosa, kanggo ngempani anak rabi maning&#8230;. kita sih  bagen  dadi guru honor selawase sing penting BERKAH&#8230;!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Sukirno</title>
		<link>http://wiralodra.com/2009/08/lowongan-pns-indramayu-2009/comment-page-1/#comment-583</link>
		<dc:creator>Sukirno</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Jan 2010 03:03:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://wiralodra.com/?p=1656#comment-583</guid>
		<description>Wah. reang ketinggalan informasi kih.
Tapi kaya ne mah, program kien kih. Akeh UUD ne. Foto copy duit, legalisir duit, marani kantor berwenang duit. Pa ana sing ora ngganggo duit?
Dari pada ngetokna duit sing ora puguh juntrunge, mendingan biaya pendaftaran lan nguruse dienggo modal usaha Warnet, atawa counter HP, atawa warung sega. 10 tahun ke depan hasil wis dadi wong sugih lan halal.
Setuju batur..?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wah. reang ketinggalan informasi kih.<br />
Tapi kaya ne mah, program kien kih. Akeh UUD ne. Foto copy duit, legalisir duit, marani kantor berwenang duit. Pa ana sing ora ngganggo duit?<br />
Dari pada ngetokna duit sing ora puguh juntrunge, mendingan biaya pendaftaran lan nguruse dienggo modal usaha Warnet, atawa counter HP, atawa warung sega. 10 tahun ke depan hasil wis dadi wong sugih lan halal.<br />
Setuju batur..?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: DORNA</title>
		<link>http://wiralodra.com/2009/08/lowongan-pns-indramayu-2009/comment-page-1/#comment-424</link>
		<dc:creator>DORNA</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Nov 2009 03:47:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://wiralodra.com/?p=1656#comment-424</guid>
		<description>Korupsi di Dinas Pendidikan Indramayu kian MARAK

Cari “Tumbal”

Indramayu, SINAR PAGI- Dugaan kasus korupsi dana pendidikan program PPK IPM Tahun Anggaran 2006, hingga kini terus diusut Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat. Kendati belum diketahui siapa tersangka dalam perkara itu, namun opini public mencerminkan kaasus tersebut akan mengarah pada “dalangnya” yang kini diduga mulai kasak-kusuk mencari “kambing hitam” untuk melepaskan diri dari jerat hukum.

Menurut Slamet, Sraf Kasi Kesetaraan Dikmas Disdik Kabupaten Indramayu, saar dikonfirmasi Sinar Pagi mengatakan, dirinya tidak terlibat dalam perkara itu. Ia mengaku tidak pernah mengetahui soal aliran dana dan pengadaan barang saar program PPK IPM itu berjalan.

Dikatakan Slamet, statusnya hanya sebagai pesuruh dan tidak berperan penting terkait kegiatan PPK IPM Tahun Anggaran 2006 yang kini diperiksa oleh Kejati. “Saya saar itu hanya sebagai pesuruh yang hanya menerima tugas untuk mondar-mandir mengurusi proposal yang masuk ke Dikmas. Saya kemungkinan akan dipanggil terkait adanya tanda tangan penerimaan honor dan pelatihan. Tapi demi Tuhan saya tidak mengetahui soal aliran dana PPK IPM, sebab saya bukan bendahara, dan yang membuat saya tidak mengerti, kenapa saya seolah tertuduh sebagai tersangka kasus tersebut sehingga para wartawan dan LSM banyak mengincar saya. Padahal, kasus itu orang lain yang melakukan.”

Slamet merasa disudutkan oleh seseorang, sehingga opini public mengarah terhadap dirinya seolah-olah sebagai pelaku. Dijelaskannya, bahwa setumpuk berkas (data) terkait kasus tersebut telah disiapkan untuk membuka ‘tabir gelap’ yang selama ini menghantui jajaran Dikmas Dinas Pendidikan Indramayu. “Saya siap Mas, menghadapi hukum dan wartawan,” tandasnya.

Manurut Bajuri, mantan Bendahara Dikmas, saat dihubungi Sinar Pagi menjelaskan, pemeriksaannya di Kejati masih dalam status lidik. Terkait program PPK IPM Tahun Anggaran 2006 semua kegiatan diperiksa tidak hanya program AKF saja. Pihaknya juga membenarkan atas pemeriksaan beberapa penilik, penyelenggara dan Pinlak yang terlibat atau terkait PPK IPM dengan dana total keseluruhan mencapai Rp 7,9 miliar.

Dikatakan Bajuri, bahwa saar itu kapasitasnya hanya sebagai bendahara Dikmas, jadi pihaknya tidak begitu mengetahui banyak soal kegiatan tersebut. Termasuk soal peraturandalam Keppres No. 80 Tahun 2003 tentang Pengadaan Barang sehingga pada pelaksanaannya tidak dilelangkan. Dimintanya, agar wartawan untuk konfirmasi dengan Kasubdin Dikmas yang seharusnya bisa lebih mengetahui hal tersebut.

Sementara menurut mantan Kasubdin Dikmas Disdik Kabupaten Indramayu, Rasita, saat ditemui di kediamannya, pekan lalu, mengemukakan bahwa persoalan penggunaan anggaran pada program PPK IPM, ia mengaku tidak pernah tahu, sebab, pihaknya hanya selaku pimpinan kelembagaan berkaitan dengan perencanaan sampai pengeluaran anggaran itu ditangani oleh Satlak dan Pimpro yang sekarang disebut Kepala Seksi (Kasi).

“Tanggung jawab itu terutama pada Satlak sendiri. Saya sifatnya hanya mengevaluasi, memonitoring, dan mengawasi kegiatan di lapangan,” ujar Rasita.
Dijelaskannya, bahwa evaluasi dan monitoring yang dilakukannya tidak sampai pada pengawasan soal anggaran. Sebab, hal itu tanggung jawab pihak Pemda melalui Satlak yang ditunjuk melalui SK Bupati. Mengenai adanya pemeriksaan di Kejati, Rasita merasa tidak keberatan.*(Bambang/Siswo/Suwardi)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Korupsi di Dinas Pendidikan Indramayu kian MARAK</p>
<p>Cari “Tumbal”</p>
<p>Indramayu, SINAR PAGI- Dugaan kasus korupsi dana pendidikan program PPK IPM Tahun Anggaran 2006, hingga kini terus diusut Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat. Kendati belum diketahui siapa tersangka dalam perkara itu, namun opini public mencerminkan kaasus tersebut akan mengarah pada “dalangnya” yang kini diduga mulai kasak-kusuk mencari “kambing hitam” untuk melepaskan diri dari jerat hukum.</p>
<p>Menurut Slamet, Sraf Kasi Kesetaraan Dikmas Disdik Kabupaten Indramayu, saar dikonfirmasi Sinar Pagi mengatakan, dirinya tidak terlibat dalam perkara itu. Ia mengaku tidak pernah mengetahui soal aliran dana dan pengadaan barang saar program PPK IPM itu berjalan.</p>
<p>Dikatakan Slamet, statusnya hanya sebagai pesuruh dan tidak berperan penting terkait kegiatan PPK IPM Tahun Anggaran 2006 yang kini diperiksa oleh Kejati. “Saya saar itu hanya sebagai pesuruh yang hanya menerima tugas untuk mondar-mandir mengurusi proposal yang masuk ke Dikmas. Saya kemungkinan akan dipanggil terkait adanya tanda tangan penerimaan honor dan pelatihan. Tapi demi Tuhan saya tidak mengetahui soal aliran dana PPK IPM, sebab saya bukan bendahara, dan yang membuat saya tidak mengerti, kenapa saya seolah tertuduh sebagai tersangka kasus tersebut sehingga para wartawan dan LSM banyak mengincar saya. Padahal, kasus itu orang lain yang melakukan.”</p>
<p>Slamet merasa disudutkan oleh seseorang, sehingga opini public mengarah terhadap dirinya seolah-olah sebagai pelaku. Dijelaskannya, bahwa setumpuk berkas (data) terkait kasus tersebut telah disiapkan untuk membuka ‘tabir gelap’ yang selama ini menghantui jajaran Dikmas Dinas Pendidikan Indramayu. “Saya siap Mas, menghadapi hukum dan wartawan,” tandasnya.</p>
<p>Manurut Bajuri, mantan Bendahara Dikmas, saat dihubungi Sinar Pagi menjelaskan, pemeriksaannya di Kejati masih dalam status lidik. Terkait program PPK IPM Tahun Anggaran 2006 semua kegiatan diperiksa tidak hanya program AKF saja. Pihaknya juga membenarkan atas pemeriksaan beberapa penilik, penyelenggara dan Pinlak yang terlibat atau terkait PPK IPM dengan dana total keseluruhan mencapai Rp 7,9 miliar.</p>
<p>Dikatakan Bajuri, bahwa saar itu kapasitasnya hanya sebagai bendahara Dikmas, jadi pihaknya tidak begitu mengetahui banyak soal kegiatan tersebut. Termasuk soal peraturandalam Keppres No. 80 Tahun 2003 tentang Pengadaan Barang sehingga pada pelaksanaannya tidak dilelangkan. Dimintanya, agar wartawan untuk konfirmasi dengan Kasubdin Dikmas yang seharusnya bisa lebih mengetahui hal tersebut.</p>
<p>Sementara menurut mantan Kasubdin Dikmas Disdik Kabupaten Indramayu, Rasita, saat ditemui di kediamannya, pekan lalu, mengemukakan bahwa persoalan penggunaan anggaran pada program PPK IPM, ia mengaku tidak pernah tahu, sebab, pihaknya hanya selaku pimpinan kelembagaan berkaitan dengan perencanaan sampai pengeluaran anggaran itu ditangani oleh Satlak dan Pimpro yang sekarang disebut Kepala Seksi (Kasi).</p>
<p>“Tanggung jawab itu terutama pada Satlak sendiri. Saya sifatnya hanya mengevaluasi, memonitoring, dan mengawasi kegiatan di lapangan,” ujar Rasita.<br />
Dijelaskannya, bahwa evaluasi dan monitoring yang dilakukannya tidak sampai pada pengawasan soal anggaran. Sebab, hal itu tanggung jawab pihak Pemda melalui Satlak yang ditunjuk melalui SK Bupati. Mengenai adanya pemeriksaan di Kejati, Rasita merasa tidak keberatan.*(Bambang/Siswo/Suwardi)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: sayyid</title>
		<link>http://wiralodra.com/2009/08/lowongan-pns-indramayu-2009/comment-page-1/#comment-423</link>
		<dc:creator>sayyid</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Nov 2009 02:00:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://wiralodra.com/?p=1656#comment-423</guid>
		<description>RENUNGAN BERSAMA BAGI MASYARAKAT INDRAMAYU BARAT :
Ada beberapa prinsip dasar kepemimpinan yang telah diletakkan oleh ABU BAKAR AS-SIDDIQ (Khalifah Islam Pertama) saat menyampaikan pidato pembukaan sebagai terpilih di hadapan kaum Muslimin di Kota Madinah.
PERTAMA, bahwa gagasan Islam tentang sistem kepemimpinan bertalian erat dengan gagasan kebenaran dan keadilan. Beliau menghubungkan unsur kebenaran dan keadilan ini dengan unsur penyampaian kritik (control social). Beliau mengatakan bahwa, jika ia berlaku benar dan adil, maka umat diminta untuk memberikan dukungannya, tapi bila ia berlaku keluar dari aturan Allah dan Rosulnya, maka umat boleh memperbaiki dan meluruskannya.
KEDUA, beliau hanya mau diikuti dan ditaati rakyat, sepanjang beliau sendiri taat pada Allah dan Rosul-Nya. Beliau menolak diikuti jika beliau keluar dari aturan-aturan Allah dan Rosul-Nya. Inilah akhlak yang mulia berjiwa besar dan jauh dari sifat otoriter dan arogan yang biasa diperlihatkan oleh para pimpinan Negara (oknum), yang maunya menang sendiri dan benar sendiri
Jadi jelas bahwa perintah untuk menegakkan keadilan dalam Islam mempunyai nilai kosmis. Mencederai keadilan berarti melanggar hukum yang sudah ada. Keteraturan dan keadilan dapat melahirkan kesejahteraan dan kebahagiaan.
Setidaknya ada tiga hal penting yang dapat dijadikan bahan pertimbangan di dalam mencari figur pemimpin daerah “masa depan” di Daerah atau Kota, yaitu;
 (1). akseptabilitas,
 (2). kapabilitas dan 
 (3). kompabilitas.
AKSEPTABILITAS, adalah gambaran tingkat penerimaan pengikut terhadap kehadiran figur pemimpin yang baru, baik dikalangan aparat pemerintah maupun masyarakat secara keseluruhan.
KAPABILITAS, yaitu gambaran kemampuan diri si pemimpin, baik intelektual maupun moral, yang dapat dilihat dari track record pendidikannya maupun jejak sikap dan perilakunya selama ini. Pemimpin yang baik tidak akan muncul secara tiba-tiba, melainkan melalui suatu proses yang panjang.
KOMPABILITAS, yaitu kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan kebijakan dari pemerintah tingkat atasnya (Pusat&amp;Provinsi) dan mengakomodasikan kebijakan dari pemerintah tingkat bawahnya maupun tuntutan dari para pengikutnya.
Jika melihat bentuk kepemimpinan di atas, masyarakat mempunyai harapan yang besar terhadap pimpinan yang baru, mereka diharapkan membawa perubahan dengan sistem yang lebih baik guna memperbaiki kehidupan masyarakat. Ini merupakan sebuah fakta bahwa figur seorang pemimpin sangat diharapkan oleh masyarakat terutama masyarakat kalangan bawah. Disini jelas pemimpin yang diidamka adalah pemimpi yang bisa memperjuangka keadan rakyat secara menyeluruh tanpa ada kepentingan apapun. Kalau kita mau jujur calon-calon pimpinan daerah itu biasanya manis dengan janji-janji yang penting dirinya bisa gol dalam pemilihan dan sukses meraih kemenangan yang mutlak. Sungguh ironis jika keadan ini terus berlanjut tanpa ada kontrol sosial yang berarti. 
Maka melihat realitas ini MASYARAKAT INDRAMAYU BARAT (INDRABAR)  yang sangat perduli terhadap perubahan yang terjadi di Indramayu khususnya Indramayu Bagian Barat.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>RENUNGAN BERSAMA BAGI MASYARAKAT INDRAMAYU BARAT :<br />
Ada beberapa prinsip dasar kepemimpinan yang telah diletakkan oleh ABU BAKAR AS-SIDDIQ (Khalifah Islam Pertama) saat menyampaikan pidato pembukaan sebagai terpilih di hadapan kaum Muslimin di Kota Madinah.<br />
PERTAMA, bahwa gagasan Islam tentang sistem kepemimpinan bertalian erat dengan gagasan kebenaran dan keadilan. Beliau menghubungkan unsur kebenaran dan keadilan ini dengan unsur penyampaian kritik (control social). Beliau mengatakan bahwa, jika ia berlaku benar dan adil, maka umat diminta untuk memberikan dukungannya, tapi bila ia berlaku keluar dari aturan Allah dan Rosulnya, maka umat boleh memperbaiki dan meluruskannya.<br />
KEDUA, beliau hanya mau diikuti dan ditaati rakyat, sepanjang beliau sendiri taat pada Allah dan Rosul-Nya. Beliau menolak diikuti jika beliau keluar dari aturan-aturan Allah dan Rosul-Nya. Inilah akhlak yang mulia berjiwa besar dan jauh dari sifat otoriter dan arogan yang biasa diperlihatkan oleh para pimpinan Negara (oknum), yang maunya menang sendiri dan benar sendiri<br />
Jadi jelas bahwa perintah untuk menegakkan keadilan dalam Islam mempunyai nilai kosmis. Mencederai keadilan berarti melanggar hukum yang sudah ada. Keteraturan dan keadilan dapat melahirkan kesejahteraan dan kebahagiaan.<br />
Setidaknya ada tiga hal penting yang dapat dijadikan bahan pertimbangan di dalam mencari figur pemimpin daerah “masa depan” di Daerah atau Kota, yaitu;<br />
 (1). akseptabilitas,<br />
 (2). kapabilitas dan<br />
 (3). kompabilitas.<br />
AKSEPTABILITAS, adalah gambaran tingkat penerimaan pengikut terhadap kehadiran figur pemimpin yang baru, baik dikalangan aparat pemerintah maupun masyarakat secara keseluruhan.<br />
KAPABILITAS, yaitu gambaran kemampuan diri si pemimpin, baik intelektual maupun moral, yang dapat dilihat dari track record pendidikannya maupun jejak sikap dan perilakunya selama ini. Pemimpin yang baik tidak akan muncul secara tiba-tiba, melainkan melalui suatu proses yang panjang.<br />
KOMPABILITAS, yaitu kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan kebijakan dari pemerintah tingkat atasnya (Pusat&amp;Provinsi) dan mengakomodasikan kebijakan dari pemerintah tingkat bawahnya maupun tuntutan dari para pengikutnya.<br />
Jika melihat bentuk kepemimpinan di atas, masyarakat mempunyai harapan yang besar terhadap pimpinan yang baru, mereka diharapkan membawa perubahan dengan sistem yang lebih baik guna memperbaiki kehidupan masyarakat. Ini merupakan sebuah fakta bahwa figur seorang pemimpin sangat diharapkan oleh masyarakat terutama masyarakat kalangan bawah. Disini jelas pemimpin yang diidamka adalah pemimpi yang bisa memperjuangka keadan rakyat secara menyeluruh tanpa ada kepentingan apapun. Kalau kita mau jujur calon-calon pimpinan daerah itu biasanya manis dengan janji-janji yang penting dirinya bisa gol dalam pemilihan dan sukses meraih kemenangan yang mutlak. Sungguh ironis jika keadan ini terus berlanjut tanpa ada kontrol sosial yang berarti.<br />
Maka melihat realitas ini MASYARAKAT INDRAMAYU BARAT (INDRABAR)  yang sangat perduli terhadap perubahan yang terjadi di Indramayu khususnya Indramayu Bagian Barat.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: cahblog</title>
		<link>http://wiralodra.com/2009/08/lowongan-pns-indramayu-2009/comment-page-1/#comment-422</link>
		<dc:creator>cahblog</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Nov 2009 01:38:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://wiralodra.com/?p=1656#comment-422</guid>
		<description>Wahai para PEJABAT....Ingatlah engkau bahwa adanya engkau du2k dikursi empuk itu karna RAKYAT bukan karna RAYAP, adanya engkau disebut PEJABAT&#039;pun karena adanya RAKYAT, sungguh MUSTAHIL adanya PEJABAT tanpa adanya RAKYAT. maka BERSYUKUR dan BERTERIMAKASIHLAH engkau semua kepada RAKYAT karena telah diberi kesempatan tuk bisa duduk SANTAI dikursi empuk, tapi engkau harus ingat satu hal akan TUGAS &amp; TANGGUNGJAWAB engkau sebagai PEJABAT apalagi seorang pemipin harus berani dab bisa membedakan antara yang HAQ &amp; yang BATHIL, yang PINTAR &amp; yang BODOH, yang LAYAK &amp; TIDAK LAYAK. jangan karena ANAK SAUDARA lantas BERBAGI CARA di HALALKAN....
INGATLAH....bahwa JABATAN &amp; KEDUDUKAN yang engkau raih itu hanyalah SEMENTARA dan jika engkau MENYALAHGUNAKAN JABATAN &amp; KEDUDUKAN, maka siap2lah RAKYAT akan menuntut engkau di AKHIRAT kelak.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wahai para PEJABAT&#8230;.Ingatlah engkau bahwa adanya engkau du2k dikursi empuk itu karna RAKYAT bukan karna RAYAP, adanya engkau disebut PEJABAT&#8217;pun karena adanya RAKYAT, sungguh MUSTAHIL adanya PEJABAT tanpa adanya RAKYAT. maka BERSYUKUR dan BERTERIMAKASIHLAH engkau semua kepada RAKYAT karena telah diberi kesempatan tuk bisa duduk SANTAI dikursi empuk, tapi engkau harus ingat satu hal akan TUGAS &amp; TANGGUNGJAWAB engkau sebagai PEJABAT apalagi seorang pemipin harus berani dab bisa membedakan antara yang HAQ &amp; yang BATHIL, yang PINTAR &amp; yang BODOH, yang LAYAK &amp; TIDAK LAYAK. jangan karena ANAK SAUDARA lantas BERBAGI CARA di HALALKAN&#8230;.<br />
INGATLAH&#8230;.bahwa JABATAN &amp; KEDUDUKAN yang engkau raih itu hanyalah SEMENTARA dan jika engkau MENYALAHGUNAKAN JABATAN &amp; KEDUDUKAN, maka siap2lah RAKYAT akan menuntut engkau di AKHIRAT kelak.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Taryem, Bsc</title>
		<link>http://wiralodra.com/2009/08/lowongan-pns-indramayu-2009/comment-page-1/#comment-415</link>
		<dc:creator>Taryem, Bsc</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 16:33:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://wiralodra.com/?p=1656#comment-415</guid>
		<description>C : calon  
P :  pegawe
N : nrima duit
S : santai kerjane
sapa sing bli pengen ncang, kerja sedelat dodok2, bari ngudud mangan ning warung ana masyarakat butuh jasa kanggo digawekena surat2 ora diladeni malah dibentak2(diumbangi), enak ora kerja mengkonon kuh!!, trus ari pengen diladeni kudu ana duite mbuh 10ewu 15 ewu 20 ewu, Hah.. TAPLAK (gaya aziz gagap mbacane)...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>C : calon<br />
P :  pegawe<br />
N : nrima duit<br />
S : santai kerjane<br />
sapa sing bli pengen ncang, kerja sedelat dodok2, bari ngudud mangan ning warung ana masyarakat butuh jasa kanggo digawekena surat2 ora diladeni malah dibentak2(diumbangi), enak ora kerja mengkonon kuh!!, trus ari pengen diladeni kudu ana duite mbuh 10ewu 15 ewu 20 ewu, Hah.. TAPLAK (gaya aziz gagap mbacane)&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Rayhan al-Jibril</title>
		<link>http://wiralodra.com/2009/08/lowongan-pns-indramayu-2009/comment-page-1/#comment-319</link>
		<dc:creator>Rayhan al-Jibril</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Nov 2009 13:02:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://wiralodra.com/?p=1656#comment-319</guid>
		<description>Maju dan mundurnya sebuah daerah adalah tergantung daripada seorang pemimipin,
kemudian pemimpin yang seperti apakah yang Ideal? 
hanya anda yang bisa menilai apakah IM skien wis kedeleng mapan lan durunge. apakah wis bener2 bersih sing KKM ech salah KKN. 
begitupun dengan penerimaan CPNS apa IM wis BISA JUJUR tanpa kudu deleng wong sing DUWUR/SEDULUR?
apa pengen tah mangan DUIT HARAM SELAWASE NING DUNIA?he...he...he....hehhhhh!!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Maju dan mundurnya sebuah daerah adalah tergantung daripada seorang pemimipin,<br />
kemudian pemimpin yang seperti apakah yang Ideal?<br />
hanya anda yang bisa menilai apakah IM skien wis kedeleng mapan lan durunge. apakah wis bener2 bersih sing KKM ech salah KKN.<br />
begitupun dengan penerimaan CPNS apa IM wis BISA JUJUR tanpa kudu deleng wong sing DUWUR/SEDULUR?<br />
apa pengen tah mangan DUIT HARAM SELAWASE NING DUNIA?he&#8230;he&#8230;he&#8230;.hehhhhh!!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Syukron ramdhan</title>
		<link>http://wiralodra.com/2009/08/lowongan-pns-indramayu-2009/comment-page-1/#comment-318</link>
		<dc:creator>Syukron ramdhan</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Nov 2009 12:45:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://wiralodra.com/?p=1656#comment-318</guid>
		<description>Diakui atau tidak seluruh lapisan masyarakat IM senang ketika mendengar ada panerimaan CPN di Indramayu, akan tetapi ada juga yang menyambutnya biasa aja. begitupun banyaknya  sebuah pertanyaan apakah Pemerintah IM bisa jujur dalam penerimaan CPNS?Kalau emang jujur mana TRANSFARANSINYA?ataukah formasi yang diterbitkan lewat media itu hanya sebatas FORMALITAS yang sebenarnya sudah ada pos-pos yang dititipkan oleh kalangan keluarga pejabat IM?kalau emang demikian lantas bagaimana nasib pendidikan Im kedepam kalau tenaga pengajar IM dikelola oleh orang2 yang DUNGU yang hanya menghandalkan UANG?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Diakui atau tidak seluruh lapisan masyarakat IM senang ketika mendengar ada panerimaan CPN di Indramayu, akan tetapi ada juga yang menyambutnya biasa aja. begitupun banyaknya  sebuah pertanyaan apakah Pemerintah IM bisa jujur dalam penerimaan CPNS?Kalau emang jujur mana TRANSFARANSINYA?ataukah formasi yang diterbitkan lewat media itu hanya sebatas FORMALITAS yang sebenarnya sudah ada pos-pos yang dititipkan oleh kalangan keluarga pejabat IM?kalau emang demikian lantas bagaimana nasib pendidikan Im kedepam kalau tenaga pengajar IM dikelola oleh orang2 yang DUNGU yang hanya menghandalkan UANG?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: kristianHW</title>
		<link>http://wiralodra.com/2009/08/lowongan-pns-indramayu-2009/comment-page-1/#comment-309</link>
		<dc:creator>kristianHW</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Nov 2009 23:21:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://wiralodra.com/?p=1656#comment-309</guid>
		<description>kapan-kapan saya mo coba ah jadi PNS indramayu kalo ada tolong dong informasikan ke no 02349141278</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kapan-kapan saya mo coba ah jadi PNS indramayu kalo ada tolong dong informasikan ke no 02349141278</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

