Supali Kasim, Sastrawan Indramayu
Diantara banyaknya penggiat sastra Indramayu, Supali Kasim merupakan salah satu yang disegani. Dengan pengalaman dan kepeduliannya terhadap karya sastra Indramayu, Supali Kasim merupakan salah satu pujangga Indramayu saat ini. Tulisannya yang lugas sangat mudah dicerna dan dimengerti.
Bila kita lihat pengalaman dan peran sertanya dalam dunia sastra di Indramayu dan karya tulisnya, wajar bila kita harus memberikan appresiasi tinggi untuk Supali Kasim dan berharap terus untuk melahirkan karya-karya sastra Indramayu lebih banyak lagi.
Profil Supali Kasim, lahir di Juntinyuat Indramayu, 15 Juni 1965. Masuk dalam Keluarga Pencinta Sastra Indramayu (Kreasi) tahun 1982-1984, Tim Budaya ”Pikiran Rakyat” Cirebon tahun 1989-1991, Forum Komunikasi Sastra (Fokus) tahun 1991-1994, Forum Sastra Indramayu (FSI) tahun 1994-1996, maupun Dewan Kesenian Indramayu (DKI) tahun 2001-2004. Aktif dalam diskusi mingguan Center for Empowering Society and Cultural Studies (CESCS, Cirebon) sejak tahun 2008. Membidani lahirnya Lembaga Basa lan Sastra Cerbon (LBSC) tahun 2007 dan Lembaga Basa lan Sastra Dermayu (LBSD) tahun 2009. Pendidikannya dari SDN Juntinyuat I (tamat 1976), SMPN Karangampel (1980), SPG PGRI Indramayu (1983), dan FKIP Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Wiralodra Indramayu (1999). Buku: Tarling: Migrasi Bunyi dari Gamelan ke Gitar-suling (2003). Buku lainnya adalah kumpulan puisi bersama, Kiser Pesisiran (1995), Dari Negeri Minyak (2001), Susub Landep (2008), Nguntal Negara (2009), dan kumpulan puisi tunggal, Bergegas ke Titik Nol (2006).
Puisi Supali Kasim berbahasa Indramayu diambil dari blog-nya antara lain :
- Republik Sega Aking
- Sesambat
- Nang, Aja Sampe
- Kesejaten
- Ning Tungtume Jagat
- Sing Umah Marani Sekolah
- Puisi Perih kanggo Widadari
- Ngulati
- Pugase Pelesir ning Pesisir
- Mung Siji sing Diarepaken
- Suwung
* Tulisan berdasarkan http://supalikasim.blogspot.com/