|

Dayak Indramayu

ritual-dayak-dermayuAlkisah disebuah dusun terpencil muncullah seorang yang dianggap sebagai guru. Dengan segala kelebihan yang dimiliki, hasil dari belajar di berbagai tempat selama dia mencari arti sebuah kehidupan. Guru ini berjuang mamahami hidup dengan berbekal ilmu yang diperoleh dan hasil dari oleh pikir secara pribadi.

Pada tahap selanjutnya, sang guru mulai mengajarkan apa yang dia temui kepada beberapa orang yang tertarik, hingga lama-kelamaan terciptalah sebuah komunitas yang sangat menghormati apa yang diajarkan oleh sang guru. Komunitas ini semakin dikenal oleh masyarakat luar, bahkan mulai menarik perhatian dari pemerintahaan kala itu. Dengan menuai pro dan kontra, komunitas ini tetap ada dan melakukan aktivitas seperti biasa, entah sampai kapan.

Sebuah kisah yang merupakan sebuah gambaran bagi Suku Dayak Hindu -Budha Bumi Segandu Indramayu yang bermukim di wilayah Kampung Segandu, Desa Krimun, Losarang, Indramayu. Komunitas yang memunculkan pro dan kontra di Indramayu, bahkan hingga nasional. Banyak pembelaan yang dilakukan oleh aktivis HAM (?) dan aktivis budaya baik lokal maupun tingkat nasional.

Bagi masyarakat Indramayu sendiri, fatwa MUI seharusnya bukan menjadi polemik yang berkepanjangan, dan juga bukan ajang untuk melakukan ujian terhadap sebuah fatwa, apakah fatwa itu benar atau tidak. Bagi kaum muslimin, jelas apa yang dilakukan oleh komunitas dayak ini sangat bertentangan dengan ajaran Islam. Sudah menjadi tugas MUI untuk melindungi akidah Islam dari segala bentuk penyimpangan dan penodaan, hal ini seharusnya tidak diperdebatkan.

dayak-indramayuMengenai adanya pembelaan dari beberapa budayawan Indramayu yang mengatakan, bahwa Dayak Bumi Segandu bukanlah sebuah agama atau aliran kepercayaan, bahkan dengan tegas mengatakan bahwa mereka pun beragama, namun seperti masyarakat muslim yang tidak melaksanakan sholat. Sungguh sebuah perumpamaan yang picik kalau tidak mau dikatakan sebuah perumpaan yang mengada-ada. Kita tidak bisa menyamakan aktivitas Dayak Bumi Segandu dengan orang muslim yang tidak sholat, saya tidak akan menjelaskan secara detail, mungkin pembaca sudah bisa memahami hal tersebut.

Jikalah komunitas ini masih meyakini apa yang diajarkan dan keyakinan itu tidak bisa berubah, maka sebaiknya mendaftarkan diri ke Departemen Kebudayaan untuk menjadikannya sebuah aliran atau agama, seperti halnya Konghucu. Itu merupakan jalan tengah, daripada kita sesama warga Indramayu berdebat soal sebuah keyakinan, satu sisi mayoritas masyarakat Indramayu yang notebene adalah muslim, tentu tidak ingin akidahnya terganggu akibat penyebaran sebuah pemahaman yang belum dianggap sah oleh pemerintahan resmi saat ini, dilain pihak, Dayak Bumi Segandhu pun tidak mau melepas keyakinannya itu untuk kembali kepada keyakinan sebelumnya atau keyakinan yang sesuai dengan konsensus nasional. Maka sebuah jalan tengah harus ditempuh, daripada setiap pihak selalu memunculkan argumen masing-masing melalui media.

Sebuah catatan menarik dari komunitas online, ternyata literatur tentang dayak indramayu ini cukup banyak beredar diinternet, dan sempat menjadi perdebatan di dunia facebook. Pada intinya, asal mereka tidak mengganggu dan menimbulkan ancaman, namun memang harus ada kejelasan mengenai status keyakinan mereka sesuai dengan aturan yang berlaku di negara ini.

Silahkan setiap pihak berfikir jernih. Pemerintah harus tegas dalam hal ini, sebelum masalah ini berlarut-larut, harus ada sebuah tindakan signifikan dari pemerintah, jangan sampai hal ini menjadi sebuah konflik bagi masyarakat Indramayu, masih banyak pekerjaan berat menanti didepan demi mamajukan Indramayu.(tom)

*Salam hangat kami untuk sesama Muslim dan saudara-saudara kami di Bumi Segandhu

(download sekilas Dayak Indramayu).

Tags: ,

26 Responses for “Dayak Indramayu”

  1. Ian Apokayan says:

    Ini informasi lengkapnya, agar tidak tersirat pemahaman yang salah.
    Semoga bermanfaat ya.

    Link :
    http://www.budpar.go.id/filedata/4550_1358-SekilasmengenaiSukuDayakHindu.pdf

    Salam Persatuan dan Kesatuan
    Jaya NKRI

    Ian Apokayan
    http://www.youtube.com/watch?v=pNFTy1RevmY

  2. Sngak says:

    Buat para ahli komentar ini baru namanya blog,yang selama ini saya cari2 soalnya perdebatnya seru banget.

  3. Tlengis says:

    Hidup takmad sangat mulia.dari pada kalian2

  4. Ki Buyut Gentong says:

    Dayak Indramayu.??? hahahaha… ngarang kaliiii, mang takmad pandai berpolitik. Ini ada cerita sedikit tentang siapa mang Takmad. Pada tahun 1987-an diadakan pemilu, kala itu partai cuma ada 3, yaitu PPP, GOLKAR & PDI, mang takmad adalah salah satu anggota PDI, masalah menimpa sama mang Takmad, rumahnya dilemparin batu sama orang2 yang tak dikenal, mang takmad sekeluarga kabur dari rumahnya, kata tetangganya sih mang takmad kabur ke kampungnya. Perlu diketahui juga untuk semuanya bahwa mang Takmad adalah bukan penduduk asli Losarang, mang Takmad hanya pendatang. Dari pemilu ke pemilu selanjutnya mang takmad tetap perpegang teguh pada partai politiknya yaitu PDI. Mungkin anggapan dia susah banget jadi orang hebat dan terkenal melalui jalur politik partai. Maka pada tahun 2000-an mang Takmad berubah haluan, dengan berbagai cara dan putar otak (lihat jidatnya sampe lebar hehehe…), mang takmad merubah dirinya menjadi orang pinter/dukun, pasien2 yang datang dia pengaruhi dengan kepercayaannya mang Takmad. Seiring berjalannya waktu, mang Takmad mulai kembali putar otak (untung aja otaknya ga keputar). Karena mang Takmad biasa berpolitik, maka diloby-lah pejabat2 untuk memberikan dana bantuan. Selain dana dari pasien2-nya, maka mang takmad mendirikan padepokan (dulu bukan dayak indramayu, dikarenakan dia itu jarang pake baju, masyarakat setempat sambil mencemooh mengatakan : “kaya orang dayak aja ga pake baju”).
    Ini hanya cerita singkat tentang mang Takmad, kalau ada waktu mungkin saya sambung kembali….

  5. Dian Cahyadi says:

    Sunda adalah kakek (Prabu Sindu La Hyang) dgn pusat pemerintahan di Alengka dirja (cicalengka sekarang) dan pusat kepercayaan di gn.padang cianjur (peninggalannya berupa situs megalitik masih bisa dilihat sampai sekarang), memiliki 5 or…g cucu yg kemudian menyebarkan konsep kepercayaan dan pemerintahan RA HYANG ke seluruh nusantara, 1.Sang Hyang Nandiswara / Ja-Ambu Dwi-Pa (Jambu Dwipa) di wilayah PA-RA-HYANG berpusat di La-Ambu Hyang (Lembu Hyang atau kelak kita kenal sebagai LEMBANG).
    2. Sang Hyang Gargha / Jawa Dwi-Pa dengan pusat di sekitar Gn. MERAPI
    3. Sang Hyang Purusha/Su-Waruna Dwi-Pa di Su-Ma-Ta-Ra dengan pusat pemerintahan di sekitar Gn. MARAPI – Pariangan daerah Pa-Da-Hyang / Padang (BUKIT TINGGI).
    4. Sang Hyang Putri Maistri / Simhala Dwi-Pa di wilayah SuLaWesi sekitar pegunungan Bawakaraeng (BA-WA-KA-RA-HYANG) trus ke arah Latimojong (RATIMAHYANG) di daerah Toraja.
    5. Sang Hyang Puntajala / Baruna Dwi-Pa di wilayah Baruna atau Borneo atau Brunai (Kalimantan). berada di sekitar kawasan BUKIT RAYA atau Bukit Agung.

    Suku Dayak Segandu berasal dari keturunan Sang Hyang Puntajala yang kembali ke bumi Sunda (tanah leluhur mereka).

  6. raka says:

    pada mulanya negara indonesia memang merupakan bangsa yg kaya akan suku dan kepercayaan, sebelum masuknya berbagai agama..jadi pluralitas adalah sesuatu yang patut untuk dihargai..sebuah kepercayaan adalah hak untuk tiap manusianya..suku dayak losaran ini contoh kecil kebebasan akan kepercayaan..dilihat berbagai komentar diatas..yang kontra akan hal ini,mereka adalah orang2 yag merasa sudah paling benar,seolah olah tiket surga sudah mereka kantongi.padahal kebenaran adalah absolut milik Illahi,dengan mencaci maki,dan memprofokasi kebencian..sangat bertolak dengan cerita tentang nabi Muhammad yang tetap menghargai tetangganya yg seorang kafir….mengutip lirik lagu molotuvz :” mengapa kalian berdoa untuk surga,jika kalian ciptakan sekeliling kalian menjadi seperti neraka “.

  7. aku says:

    kenapa mesti mempeributkan masalahan kepercayan yang orang lain anut, bukankah dengan adanya agama manusia akan menjadi baik. ingat… agama ada untuk melindungi manusia bagi yang menganutnya bukan untuk dilindungi oleh penganutnya. tidak ada suatu kebeneranan yang mutlak di bumi ini karena semuanya akan selalu di pertanyakan lagi dan lagi kebenaran itu.

  8. Siti jenar says:

    Wujud orang beriman itu adlh satunya kata dan prbuatan,suku dayak losarang mrupakn miniatur keakraban manusia dn alam,yg smuanya brmuara dari namaNya jua Ar-rahman Ar-rohim. Dari pada mengaku habib tp ucapan dn prbuatanya dajal..

  9. Ramadhan Bagas Kara says:

    kenapa musti ribut2 karena keyakina mereka, mereka juga sebagai salah satu anak bangsa juga, mereka tidak menggangu ajaran agama mana pun koq.
    masalah Korupsi yang harus di brantas dan di bantai.
    dah MUI Kab. Cirebon, urus ajah amal ibadah anggotanya masing2, berkaca pada diri sendiri…
    dah bener belom ibadahnya…..
    ngaku ahli surga….
    tapi kelakuannya masih bejat, ONH ajah di tilep dan dapet jatah preman dari biro perjalanan Haji….
    beuh…..
    edan…

  10. wajlam says:

    boleh ada , asal janggan ganggu yang lain yang penting bareng bareng mawon nggih tah ?

  11. Turidi says:

    Terima kasih foto saya dipake dua-duanya…

  12. aisyah kejora says:

    ah..pada bawell protes orang lain..biar aja yang penting mereka tidak menjadi teroris menghancurkan bangsa sendiri…

  13. Sri Palupi says:

    Semua agama mengajarkan kebaikan. Ego manusialah yg membuat manusia dan kaum beragama merasa diri dan agamanya paling benar dan menyatakan manusia atau kelompok lain sbg yg sesat dan bodoh. Padahal manusia/orang lain itu adalah cerminan diri sendiri. Bila seseorang menyatakan orang lain itu bodoh atau sesat, sebenarnya pada dirinya ada kebodohan dan kesesatan yg sama. Makanya, orang bijak mengatakan “belajarlah dari musuhmu”, karena dgn belajar dari musuhmu engkau mengenal dirimu sendiri.

  14. myu says:

    Duplicate comment detected; it looks as though you’ve already said that! (CUMA NGETES)

  15. bagus megez says:

    intinya mereka semua yang mengikuti aliran TAKMAD adalah orang2 yg BODOH

  16. bagus megez says:

    @endi lengkong ; ini bukan hanya masalah disiplin,pekerja keras, atw pun manghargai alam.
    tetapi ini menyangkut agama,bukan ga mungkin satu kabupaten mengikuti aliran SESAT TAKMAD (setan) karena aliran ini udh berevolusi sangat cepat dan menjadi sebuah penyakit HAT
    @anes losarang;
    siapa tuhan mereka?
    & siapa yg mau bergantung pd orang lain,islam juga tidak pernah mengajarkan hal2 yg sprt itu.
    islam diturunkan sbgai agama penutup dan terakhir bagi umat manusia.mereka bukan hanya komunitas tetapi sebuah tanda akan datangnya hari kiamat.
    @Tubagus;jika kita tau ada yg slh mengapa tidak kita rubah?kita hidup diberi rahmat dan hidayah mengapa tidak kita syukuri.pengikut TAKMAD adalah kaum yg tidak pernah bersyukur kaum yg menuhankan sesamanya BODOH karena sya sangat yakin mereka semua dulunya beragama islam.

  17. bagus megez says:

    skali lg sya terangkan.
    ini bukan masalah keyakinan ataw kepercayaan.
    tetapi ini sbuah penyakit yg bnr2 hrs kita brantas.
    sudah cukup jelas komunitas mereka mengalami evolusi yg sangat cepat.
    jadikan mereka pelajaran bagi kita semua.

  18. bagus megez says:

    sebenarnya itu sebuah kemunduran yang sangat cepat,kita sudah merdeka ngapain juga berprilaku seperti itu.klo memang mau menghargia alam atow sesamanya tidak usah juga berkomunitas sperti itu.apa lg mensekutukan allah swt,sangat2 dosa!
    smoga mereka yg mengikuti komunitas ini scepatnya bertaubat,apa lg yg dulunya beragam.

  19. alhabib umar bin gople alhadad citeureub says:

    @ Aqk:”Pake logika, sama binatang aja mereka tidak mau makan, bilang saudara”
    hahaha.lihat anjing ngaku saudara anjing,lihat babi ngaku saudara babi.tapi lihat ayam orang diembat.saudari mereka banyak memenuhi tempat psk kelas gerbong dan rel.mereka sendiri tak lebih dari gelandangan pengangguran pereman berkedok dayak.awasi mereka.usir dari kampung.mereka turunan pki.ganyang pki.

  20. usi2506 says:

    lam kenal. saya asli indramayu, dan paham betul mereka. karena tiap hari lewat depan rumah saya. apa yang ditulis di atas, memang betul dan begitulah kenyataannya..

  21. Aqk says:

    Pake logika, sama binatang aja mereka tidak mau makan, bilang saudara, apalagi sama manusia lain. apa yang mereka percaya, itu semuanya ALAM. menyatu dengan alam. jadi lebih ke sekitar kita, ke kedamaian. menghargai alam semesta, indonesia sudah di berkati dgn kekayaan alam, seharusnya kita belajar menghargai seperti mereka menghargai dan menjaga. masih banyak tugas pemerintah yang jauh lebih penting, urusin anak2 jalanan.

  22. Endi Lengkong (JU) says:

    Dayak Indramayu orang baik” aku tau betul dia orang yg bertanggung jawab disiplin, pekerja keras (tidak menganggur), penuh hormat kepada sesama sering menolong’ setau aku tidak ada kejelekan dimata masyarakat atau pemerintah setempat malah Dayak Indramayu sering tuk melakukan perdamayan masalah komplik antar desa yg khususnya di Indramayu maupun di luar Indramayu, juga bisa tuk benteng keamanan dalam bentuk kegiatan apapun. Dayak Indramayu I Love Yuo…

  23. alhabib umar bin gople alhadad citeureub says:

    dayak indramayu??ha ha ha.dayak palsu!!!!dayak jelek!!!dayak dekil!!!dayak koeli!!!dayak lonteng!!!

  24. anes Losarang says:

    janganlah diperdebatkan masalah dayak yang ada di desa Krimun itu…komunitas mereka sama sekali tidak mengganggu kok…mereka hanyalah komunitas yang mempunyai keyakinan nya sendiri…mereka semua orang yang baik…merekapun bukan orang yang pengangguran..justru dalam komunitas mereka diajarkan tidak bergantung pada orang lain..aktifitas merekapun seperti halnya kita…mungkin lebih mulia mereka yang mau bekerja entah itu mencari rongsokan, beling ( pecahan botol kaca ), bercocok tanam, dll…mereka rajin – rajin..saya tahu persis…selama kita tidak mengganggu mereka, merekapun tidak akan mengganggu kita……maka dari itulah sesama ciptaan Tuhan jangan saling mengganggu…jangan merasa agama kita yang paling benar…hidup kita yang paling benar….Anes Losarang….

  25. tubagus says:

    Keprcayaan dan agama adalah masalah hati. Mungkin kaum dayak segandu ini hanyalah sebuah komunitas aliran kepercayaan, bukan agama. Dan rasanya mereka tidak mengganggu masyarakat agama lain kan….???. Bongas nan indah.

  26. Twfk Putra Borneo says:

    Loch!!!!! Dayak jg da y di Indramayu….?!?!?!?!?!?!

    saya kira hanya dikalimantan…. soalnya saya suku Banjar n Dayak…
    yg kni tinggal di Kalimantan Timur…!!!!!

    pa da kaitan dan hubungan dengn Dayak di Kalimantan….????

    n…pa jg mreka menyebut ekstensi diri mereka sendiri sebgai dayak…????

Leave a Reply

WordPress Blog