|

Dolanan Masa Kecil

Dulu, sewaktu saya masih kecil dan imut , saya termasuk beruntung karena waktu masa-masa itu (90-an) masih banyak ditemui permainan-permainan (baca: dolanan) khas daerah. Beberapa dolanan yang masih saya ingat yaitu:

1. Sodoran (atau Gobak Sodor)
Permainan kompetisi kelompok. Kelompok yang mampu menyeberang area kekuasaan lawan tanpa tersentuh, merekalah yang menang.

2. Bon-bonan
Juga permainan tim. Masing-masing tim menguasai satu pokok pohon, saling menyerang, jika tersentuh lawan, maka anggota tim itu aka mati. Demikian seterusnya, hingga yang masih banyak anggotanyalah yang menang.

3. Ceprokan/Ingklingan
Berjinjit satu kaki dala pola-pola yng bermacm jenis. Yang menang adalah… (serus, saya lupa.. Ada yang bisa bantu?)

4. Umpet-umpetan (petak umpet)
Ini mah permainan standar ya. Tapi keunikannya mungkin adalah cara berteriak saat menemukan musuh, klu di kampung saya, dengan teriak : Ong! Sampai sekarang saya nggak ngerti kenapa harus teriak itu.

5. Endog-endogan
Permainan tim dengan menyembunyikan batu pada tangan rekan setim yang duduk jongkok, jika tim musuh tidak menemukan batu itu, maka mereka kalah.

6. Lompat tali
Meskipun ini permainan anak perempuan, terkadang saya menikmatinya juga.

7. Slintiran (Gangsing Tanah)
Hobi banget sama yang ini! Apalagi saat ‘ngadu
Lama-lamaan ‘muter…

8. Nangkep Jangkrik di Sawah
Suara merdunya mengalun menemani tidur..
Sekarang mungkin sudah jarang kita temui anak-anak di perkampungan melakukan permainan-permainan itu.

Apalagi ya? Sepertinya masih banyak, tapi saya kok lupa ya. Ini psti gara-gara gempuran teknologi yang tak terbendung. Menghadirkan hiburan virtual yang lebih canggih. TV, Gameboy, Dingdong, Playstation, hingga Internet sudah tk aneh lagi jika kita temui di pelosok kampung.

Tidak ada yang salah dengan gempuran itu. Nilai positif dan negatif pasti ada dalam setiap kreasi manusia. Hanya ciptaan Allah-lah yang sempurna. Asalkan kita bijak dala memanfaatkannya, niscaya anak-anak kita kelak mampu memetik pelajaran berharga dari gempuran teknologi itu.

Tags: , ,

6 Responses for “Dolanan Masa Kecil”

  1. Adi says:

    slodoran enak kuh,
    kmmpuan ngecoh, kelincahan, stamina,
    konsentrasi, timing, akehh dehh

  2. iwan says:

    setuju karo dulur akbar ning duwur ,,,,tambah maning bro….
    1. gelatikan,,, permainan dari batang kayu (babon= batang panjang, dan janak = batang pendek),,, terdiri dari 2 tim ( yang main dan nagkap,,,

    2. blendokan (permmainan dari batang bambu muda ukuran kecil),, di mainkannya untuk perang2an ( KALO ISTILAH BARATNYA PAINT BALL KALI YA,,, HEHEH),,,,,

  3. arlies says:

    hampir semua permainan yg disebut di atas pernah saya lakukan waktu kecil,asyik….gak pake bayar…gratis dan kreatif penuh petualangan.
    kami juga sering main peran irtilah sekarang,masak2an di bawah pohon bambu (barongan).

  4. Tonni says:

    Lebe-lebean. Permainan team yg dimainkan oleh dua kelompok dg di adili oleh satu orang [wasit]. caranya: masing2 team mengirim utusannya utk menghadap ke pak Lebe. membawa misi utk menebak siapa orang yg akan maju dari team laman pada tahap berikutnya. Jika Tebakannya benar maka utusan tsb dinyatakan mati hingga jumlah team yg masih banyak lah yg menang.

    Lucunya yg mati tersebut. oleg Pak Lebe diberi tugas untuk kerja: seperti Luruh Rencek [kayu bakar] Ngodog wedang, dan pekerjaan lain yg sehari2 di kerjakan untuk membantu orang tuanya.

  5. Akbar says:

    Msh da bos…
    Yaitu glatikan.

  6. Miftahgeek says:

    saya paling suka nangkep jangkrik!! bikin berotot :D

Leave a Reply

WordPress Themes