Indramayu Tampilan Baru
Beberapa hari yang lalu saya buka web Indramayu, Woh bagus, Baru dengan tampilan yang menarik pengunjun web khususnya masyarakat Indramayu, tapi apakakah tidak ada gambar / fhoto yang lebih baik yang mencerminkan indramayu yang religius.
Mungkin kalo saya mengomentari header web indramyukab.go.id, sedikit mengarah ke pornografi, bagaimana dengan pendapat anda? silahkan komentari gambar ini sebagai masyarakat yang akan peduli dengan indramayu,
7QMnXU mwrvjhouznbo
A wnderoful job. Super helpful information.
salam dari blogger majalengka…..
Ky’y gax p0rn0 dah skrang mah, tp knp ea background’y item, tulisan’y uga da uga yg item. . Jd pngen bc2 pusing ndri. Perlu d benahi
Oy klo blh tnya, knp ko wiralodra.com gax bs d share ke faceb0ok ea?
Aduh gax ikt2 ah.
Salam Kenal Sedulur Kabeh, muga-muga pada waras, sugih beras,awake akas…
Wis bli sabar koesuk minggu ketemuan.. Kebayang ning adepan mata.. Blogger Indramayu berkolaborasi karo PEMDA..mantabs…
*contoh: kapan2 wiralodra.com ngadakaken kontes SEO tentang Indramayu… hadiahe disponsori pemda Indramayu… prikitiwwww…
Gus bustomi: yoi gus, menulis bisa dipelajari dan bisa dipraktekan oleh siapa saja, bukan karena bakat tapi ” bisa karena biasa” kata aristoteles. Bisa saja kang menggandeng pemda, asal bikin proposalnya, nah jangan lupa taktik pendekatan politis. Apalagi mau pilkada, itu bisa dijadikan moment tuh…..he..2
Ade: situs polri indramayu. emang gitu. Makanya coba ajukan lowongan jadi IT disono, kali ketrima (he…2)
Oding: menurutku itu tidak porno, tergantung mempersepsikannya. Itu saja. Yang paling penting menurutku isinya yang harus di update. Tapi saya cek barusan, sekarang uda mulai mending tuh, apa karena mau pilkada kali ya???
Ya Porno…………. Tim IT-nya tidak kreatif…………. Indramayu banyak sisi yang bisa divisualisasikan… Indramayu kaya itu. Mana itu cermin daerah yang religius itu?
Semua ko pada bingung…… tentang web http://www.indramayukab.go.id,
kalau Saya lebih bingung lagi tentang web Polres Indramayu http://polresindramayu.web.id. dari pertama Saya tahu sampai sekarang tampilanya masih tetep itu-itu aja. Kadang saya mikir ini website Polres Indramayu atau web joomla!
Tulisan yang tertera di situ “Polres Indramayu Sedang dalam tahap pembangunan ” tp ko ga selesai2 ya…..
Kalau cuma sebatas situs saja, umumnya pemda2 di indonesia memiliki anggaran yg berlebih, tapi setelah website itu ada, umunya juga hanya dibiarkan begitu saja tanpa update. Ini terjadi dibanyak situs milik pemerintahan.
Padahal seandainya pemda mau menggandeng blogger (atau blogger yg menggandeng pemda ? ) tentu nasib website milik pemda ini tidak akan ‘mati segan hidup tak mau’ atau buang2 anggaran saja atau latah ikut2an bikin website.
Mudah-mudahan ada dari kawan2 yang punya link ke pemda atau calon bupati baru (hehehe..) yang punya kepedulian pada ‘Blogger Indramayu’. Yang kedepannya bisa berkolaborasi mengembangkan indramayu melalui blog, melahirkan generasi yg suka menulis (bukan menjiplak atau just comment).
Coba kita tanyakan pada pustakawan indramayu, kemampuan menulis bisa dipelajari dan dipraktekkan oleh siapapun. Ala bisa karena biasa…
* Pak Bupati, Ibu Bupati atau Calon Bupati… kapan kopdar bareng blogger Indramayu ?
Rudin: saya juga kadang bingung, ada anggarannya kok situsnya gak berkembang. Apa disana gak ada tim IT kali ya?
Katanya sih pemda Indramayu Ngucurin dana besar buat Situs ini, dulu sempat di pertanyakan
tampilan boleh baru, tapi sayang gak update situsnya
porno hanya karena ada gambar anak laki-laki pakai celana dalam …?
Saya pikir mungkin untuk ukuran sebuah situs resmi milik pemda, gambar tersebut memang agak kontroversial. Tapi yang lebih penting lagi, isinya tak ada yang baru, sesuatu yang bisa membuat warganya jadi jauh lebih bangga.
Wayang kulitnya, isinya cuma pesanan lagu dengan lakon yang itu-itu saja – kesannya dalang indramayu memang tidak kreatif -
Pantainya, kotor jorok dan tak tertata dengan rapi.
Ikan Bakar Perdut ..? Itu kan kreatif dan hebatnya mang Gendut saja, bukan karena stimulus pemda .. keterlibatan pemda paling hanya pasang spanduk ‘warung ini dikenakan kewajiban membayar pajak ..”
sayang situsnya gak update
tampilan boleh baru, tapi situsnya gak update.