Home » Sosial-Budaya You are browsing entries filed in “Sosial-Budaya”

Persindra, Persatuan Sepakbola Indramayu

Persindra, Persatuan Sepakbola Indramayu

Masyarakat Indramayu termasuk yang sangat menyukai sepakbola, meskipun hingga saat ini belum pernah melahirkan atlet sepakbola yang mumpuni di level nasional. Satu-satunya wadah sepakbola yang mewakili Indramayu adalah PERSINDRA (Persatuan Sepakbola Indramayu) yang dibentuk 08 Oktober 1966 di Indramayu.

9:42 am | Posted in Sosial-Budaya | Read More »

Ciri, Gejala dan Pencegahan Flu Babi

Ciri, Gejala dan Pencegahan Flu Babi

Sudah lebih dari dua bulan Indonesia dilanda pandemi Virus flu babi yang ke seluruh penjuru dunia. Flu babi yang awalnya ditemukan di Meksiko kini telah sampai di Indonesia, prediksi awal bahwa flu babi akan bernasib seperti flu burung yang kasusnya hanya membuat masyarakat kita terkejut sebentar ternyata meleset, virus flu babi ternyata lebih cepat menular [...]

8:45 pm | Posted in Sosial-Budaya | Read More »

Kawedanan Kandanghaur

Kawedanan Kandanghaur

Kandanghaur merupakan salah satu kota tua di Indramayu, wilayah ini dulu di kenal dengan wilayah Kawedanan Kandanghaur. Letaknya strategis karena berada tepat di Jalur Pantura. Secara umum Kandanghaur berada di wilayah barat Indramayu. Kantor Kawedanan Kandanghaur menjadi ciri khas wilayah ini, dan sebagai bukti bahwa Kandanghaur merupakan salah satu kota bersejarah di Indramayu. Bangunan kantor [...]

5:09 pm | Posted in Sosial-Budaya | Read More »

Situs Makam Wiralodra

Situs Makam Wiralodra

Kompleks pemakaman Pangeran Arya Wiralodra tentu sangat dikenal di lingkungan makam. Tapi pernahkah anda tahu dan berkunjung ke situs tersebut? Kompleks pemakaman Wiralodra yang merupakan pendiri Indramayu saat ini sedang mengalami pemugaran.

8:06 am | Posted in Sosial-Budaya, Wisata | Read More »

Sejarah Kelistrikan Di Indramayu

Sejarah Kelistrikan Di Indramayu

Indramayu – Ki Tarpi (81), memang sudah kerempeng dan tubuhnya semakin lemah termakan usia. Namun lelaki tua itu masih ingat betul betapa sengsaranya ketika belum ada lampu listrik. “Kalau mau agak terang, saya menggulung kain nilon bekas sebagai sumbunya, pakai kaleng bekas atau seng yang dibentuk mirip botol, disulur dengan api baru menyala, dan terasa [...]

1:27 pm | Posted in Sosial-Budaya | Read More »